Kota Bima, 29 Agustus 2026— Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) menggelar Wisuda Angkatan V Gelombang I di Kampus 2 UM Bima, Sabtu (29/8/2026). Sebanyak 635 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai lulusan dari berbagai program studi pada jenjang sarjana dan pascasarjana. Prosesi wisuda berlangsung dalam suasana penuh kebahagiaan dan kebanggaan. Ratusan wisudawan hadir bersama orang tua dan keluarga yang turut menyaksikan momen penting setelah para mahasiswa menyelesaikan perjalanan pendidikan tinggi mereka.

Suasana Kampus 2 UM Bima sejak pagi tampak ramai oleh wisudawan, keluarga, serta civitas akademika yang hadir mengikuti rangkaian prosesi.Para lulusan yang dikukuhkan berasal dari berbagai fakultas di lingkungan UM Bima, yakni Fakultas Agama Islam, Fakultas Hukum dan Ekonomi, Fakultas Kesehatan, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, serta Program Pascasarjana yang terdiri atas Magister Pendidikan Agama Islam dan Magister Hukum.
Wisuda kali ini juga menjadi momentum istimewa dengan hadirnya lulusan perdana dari sejumlah program studi. Magister Hukum, S1 Kewirausahaan, S1 Gizi, S1 Teknik Sipil, dan S1 Ilmu Komputer untuk pertama kalinya mengantarkan para lulusannya mengikuti prosesi wisuda. Kehadiran lulusan perdana tersebut menjadi bagian dari perkembangan UM Bima dalam memperluas bidang keilmuan dan menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.Dalam sambutannya, Rektor UM Bima, H. Ilyas Sarbini, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan.

Ilyas juga menyoroti perkembangan artificial intelligence (AI) yang telah membawa perubahan besar dalam cara manusia bekerja dan belajar. Ia mengingatkan para lulusan agar mampu menguasai teknologi, tetapi tidak menyerahkan sepenuhnya kemampuan berpikir dan mengambil keputusan kepada mesin.“Jadikanlah AI sebagai pelayan. Manusia tetap khalifah. AI dapat bekerja lebih cepat dan mengolah data lebih banyak, tetapi AI tidak memiliki ruh, tidak memiliki nurani dan tidak memiliki iman,” tegasnya.
Rektor UM Bima juga menitipkan pesan agar para lulusan senantiasa membawa nilai-nilai Persyarikatan Muhammadiyah dalam kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan. Ilmu yang diperoleh selama berada di perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu melahirkan kepedulian dan kebermanfaatan bagi masyarakat.“Sebagai lulusan UM Bima, saudara tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga nilai-nilai Persyarikatan Muhammadiyah. Ilmu harus melahirkan kebermanfaatan dan pendidikan harus berpihak kepada kemanusiaan,” ujarnya.
Prosesi wisuda menjadi momen yang penuh makna bagi para lulusan dan keluarga. Setelah melewati berbagai tahapan perkuliahan, tugas akademik, penelitian, hingga penyelesaian tugas akhir, para wisudawan akhirnya resmi menyandang gelar akademik dan bersiap memasuki fase kehidupan berikutnya.
Menutup sambutannya, Rektor UM Bima berpesan kepada seluruh lulusan agar menjaga nama baik almamater dengan menjadi pribadi yang jujur, amanah, rendah hati, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Wisuda Angkatan V Gelombang I UM Bima menjadi momentum untuk mengukuhkan pencapaian akademik sekaligus mengantarkan 635 lulusan menuju ruang pengabdian yang lebih luas. Dengan bekal ilmu, pengalaman, nilai keislaman dan kemuhammadiyahan, serta kemampuan menghadapi perkembangan zaman, para lulusan diharapkan mampu berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
